biarkan tangan allah yang bekerja

Ketikakita sudah tidak bisa lagi bekerja Maka coba, "Biarkan Allah Yang Bekerja" |Buku Yusuf Mansur 0816-140-1166
13Kita juga bisa belajar tentang kesabaran dari contoh hamba-hamba Yehuwa yang setia di zaman Alkitab maupun di zaman sekarang. Salah satunya adalah Habakuk. Meski dia ingin kejahatan segera dilenyapkan, dia tetap bersabar dan mengatakan, "Aku akan terus berjaga-jaga.". ( Hab. 2:1) Contoh lainnya adalah Rasul Paulus.
Q. S. Al-Fath ayat 10, yang artinya, “Tangan Allah di atas tangan mereka,” Ini benaran ayat suci lho! Tidak perlu diragukan lagi sebagai bagian dari Al-Qur’an, meski sekilas membacanya orang akan bertanya-tanya. Apakah Tuhan punya tangan? Namun ini kan membingungkan karena Tuhan berlainan dengan wujud ciptaan-Nya. Sebab Allah memiliki sifat mukhalafatu lil hawaditsi berbeda dengan makhluk. Akhirnya, bermuaralah pada pertanyaan, apa urgensinya ayat tangan Tuhan ini dalam kehidupan manusia? Inilah pentingnya ilmu tafsir! Al-Qur’an merupakan kalamullah yang amat spektakuler maknanya dan butuh kedalaman ilmu dalam mencernanya. Ilmu tafsir yang akan menjawab segenap tanya yang muncul, dan melegakan berbagai ragu yang berserak. Terlebih dahulu, mari disimak versi lengkap dari surat Al-Fath ayat 10 ini, agar memperoleh pemahaman yang utuh. Berikut terjemahannya “Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepadamu Muhammad, sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji, maka sesungguhnya dia melanggar atas janji sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Dia akan memberinya pahala yang besar.” Mula-mula kejadiannya begini, Nabi Muhammad dan sekitar kaum muslimin yang hendak berziarah ke Ka’bah tertahan di Hudaibiyah, gara-gara manuver musyrikin Quraisy yang menghalangi. Kemudian Rasul mengutus Usman bin Affan ke Mekkah bernegosiasi dengan pihak Quraisy. Telah lama menunggu tapi Usman tak kunjung kembali, bahkan tersiar kabar Usman bin Affan telah dibunuh. Kabar itu malah membuat kaum muslimin makin membaja imannya, dengan berjanji setia untuk membela agama Allah. Dan tentunya akan membela darah Usman sekiranya benar dibunuh. Janji setia dalam ketaatan itulah yang dikenal dengan peristiwa Baitur Ridhwan. Imam As-Suyuthi dalam buku Tarikh Khulafa menyebutkan, tatkala Rasulullah memerintahkan untuk melakukan Baitur Ridhwan, Usman saat itu adalah utusan Rasulullah yang dia utus kepada penduduk Mekkah. Para sahabat berbaiat kepada Rasulullah. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Usman bin Affan sedang melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya.” Kemudian beliau menempelkan tangannya kepada yang lain sebagai pertanda bahwa tangan yang satu adalah simbol sebagai tangan Usman. Kemudian Usman bin Affan kembali dengan selamat, tapi baiat itu menjadi sejarah penting di mana umat Islam bersatu padu dalam ikrar setia membela agama Allah. Lha, apa hubungannya Baitur Ridhwan dengan yadullah atau tangan Allah? Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menerangkan, bahwa orang yang berjanji setia biasanya berjabatan tangan. Caranya berjanji setia dengan Rasul adalah dengan meletakkan tangan Rasul di atas tangan orang yang berjanji tersebut. Maka, yang dimaksud dengan tangan Allah di atas tangan mereka adalah menegaskan ketika berjanji dengan Rasul sama dengan berjanji dengan Allah. Seolah tangan Allah yang di atas dari tangan mereka yang berjanji setia. Dari itu perlu dicermati, Allah Maha suci dari sifat-sifat yang menyerupai makluk-Nya. Syahadat kita adalah janji setia kita pada Allah dan Rasulullah. Meski dalam syahadat ini kita tidak berjabat tangan langsung dengan Rasul, akan tetapi ada tangan Allah yang menyertai tangan kita. Apa urgensi ayat tentang tangan Allah ini? Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat tajassum antropomorfisme yang menggambarkan seolah-olah Allah punya tubuh dan anggota badan sebagaimana manusia, salah satunya pada ayat yang tengah kita bahas ini. Para ulama memandangnya sebagai majasi atau makna kiasan, bukan berarti Tuhan punya seperti anggota tubuh macam manusia. dalam buku Rasyid Ridha Konsep Teologi Rasional Dalam Tafsir Al-Manar menerangkan, bahwa cara menakwilkan semua ayat antropomorfisme dengan arti majasi yang biasa dipakai dalam bahasa Arab. Misalnya, kata wajah Allah kadang-kadang ditakwilkan dengan zat Allah dan kadang-kadang ditakwilkan dengan keridaan-Nya sesuai dengan siyaq al-kalam konteks kalimat, mata ditakwilkan dengan pengetahuan atau pengawasan, tangan ditakwilkan dengan kekuasaan. Penafsiran tidak berhenti sampai di sini saja, M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah menyebutkan, bahwa tangan Allah, yakni kekuasaan, kekuatan dan anugerah-Nya. Dia yang menyertai dan membantu yang berjanji itu. Logikanya dapat kita cerna, tangan memang sumber kekuatan, banyak hal yang bisa diperbuat oleh dua tangan yang tak tergantikan oleh anggota tubuh lainnya. Tangan memang kuat, bukan hanya perkara energi tetapi juga manfaat yang dihasilkannya. Dalam hidup ini, baik itu bekerja, belajar, berkegiatan dan sebagainya hendaklah kita mengandalkan semangat tangan Tuhan alias kekuatan Allah. Tangan manusia ini teramat lemah untuk memikul beratnya tanggung jawab, dan insyallah segalanya menjadi ringan jika kekuatan Ilahi yang menyertai tangan kita.
Jalanuntuk menjadikan diri lebih baik memang tidaklah mulus, sebab Allah pasti akan mengujimu dengan hal-hal yang nantinya akan menjadikanmu lebih mengerti
22 Ayat Al-Quran Tentang Bekerja – Bekerja/mencari nafkah wajib bagi semua pria/ayah. Tidak boleh seorang muslim bermalas-malasan apalagi sampai meminta-minta. Adapun dalil yang memerintahkan seorang muslim untuk bekerja sangatlah banyak, baik dari Al-Quran maupun As-Sunnah. Perhatikan hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam berikut ini. Dari Abi Abdillah Zubair bin Awwam radhiyallahu anhu, ia berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya, seorang di antara kalian membawa tali-talinya dan pergi ke bukit untuk mencari kayu bakar yang diletakkan di punggungnya untuk dijual sehingga ia bisa menutup kebutuhannya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak”. HR. Bukhari, no. 1471 Pada hadits lain disebutkan, Dari Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu anhu, ia berkata Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Kalau kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, maka niscaya Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada burung; ia pergi pagi hari dalam keadaan perutnya kosong, lalu pulang pada sore hari dalam keadaan kenyang”. HR. Tirmidzi, no. 2344; Ahmad I/30; Ibnu Majah, no. 4164 Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia akan membahas mengenai ayat-ayat Al-Quran yang membicarakan tentang bekerja. Adapun penyebutan bekerja di dalam Al-Quran ada yang dimaksudkan untuk bekerja mencari nafkah dan ada pula yang dikaitkan dengan amal perbuatan. Simak selengkapnya di bawah ini. 1 Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. Al-Kahfi 79 2 Salah seorang dari kedua wanita itu berkata "Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja pada kita, karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja pada kita ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya." Al-Qashash 26 3 Berkatalah dia Syu'aib "Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah suatu kebaikan dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang- orang yang baik." Al-Qashash 27 4 Katakanlah "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja pula, maka kelak kamu akan mengetahui, Az-Zumar 39 5 Dan Kami tundukkan angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan pula dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya di bawah kekuasaannya dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. Saba’ 12 6 Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang besarnya seperti kolam dan periuk yang tetap berada di atas tungku. Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur kepada Allah. Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih. Saba’ 13 7 Dan Katakanlah "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. At-Taubah 105 8 Mereka berkata "Hati kami berada dalam tutupan yang menutupi apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja pula." Fushshilat 5 9 Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya. Al-Insyiqaaq 6 10 bekerja keras lagi kepayahan, Al-Ghaasyiyah 3 Baca Juga 22 Ayat Al-Quran Tentang Rezeki 11 Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Al-Jumu’ah 10 12 Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia rezki hasil perniagaan dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari 'Arafat, berdzikirlah kepada Allah di Masy'aril Haram. Dan berdzikirlah dengan menyebut Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. Al-Baqarah 198 13 Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan untukmu, agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar ikan, dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari keuntungan dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. An-Nahl 14 14 Tuhanmu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu. Al-Israa’ 66 15 Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya pada siang hari dan agar kamu bersyukur kepada-Nya. Al-Qashash 73 16 Dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan juga supaya kamu dapat mencari karunia-Nya; mudah-mudahn kamu bersyukur. Ar-Ruum 46 17 Dan tiada sama antara dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur. Faathir 12 18 Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. Al-Jaatsiyah 12 19 Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri sembahyang kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan demikian pula segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah bagimu dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah bagimu dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Muzzammil 20 20 Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi sumber penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. Al-A’raaf 10 21 dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan, An-Naba’ 11 22 Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. Az-Zukhruf 32 Itulah berbagai ayat Al-Quran yang membicarakan dan menyebutkan tentang bekerja. Semoga tulisan ini menambah wawasan dan pengetahuan kita semua. Baca Juga 26 Ayat Al-Quran Tentang Akhirat Semoga bermanfaat. Diselesaikan pada 14 Shafar 1440 Hijriyah/24 Oktober 2018 Masehi.
Katasegala sesuatu berarti segala situasi dan kondisi, termasuk hal-hal yang buruk dan tidak mengenakkan sekalipun. Karena itu penting sekali kita belajar memahami cara Tuhan bekerja, karena Ia tidak pernah menjanjikan bahwa hidup orang percaya itu bebas dari masalah. Dalam bacaan ayat kita hari ini merupakan janji Tuhan bagi semua orang percaya.
Biarkan Tangan Tuhan yang Bekerja merupakan judul puisi karya Khoirul Triann yang dibacakan olehnya di Kanal Youtube Catatan Khoirul Triann. Berikut teks puisinya jauh-jauh mencari ketenangan sepertinya yang kamu butuhkan saat ini hanya perlu berdamai dengan kenangan sesulit-sulitnya buat sembuh rasanya pulang ke rumah sendiri adalah jawaban dari semua obatnyabukan rumah yang itu tapi rumah yang isinya Hanya kamu dan dirimu sendiri yang paham tentang bagaimana caranya merelakan dan melepaskan yang kadang tidak harus diikhlaskan kamu bohong kalau misalnya kamu bilang sudah ikhlas seseorang yang sudah benar-benar menerima lukanya tidak akan pernah membahas lukanya lagi kepada siapapun jadi kamu kalau masih suka mengeluh, suka menyesali yang sudah-sudah Bahkan suka menceritakannya lagi kepada orang baru tandanya kamu masih belum ikhlas, tandanya kamu masih belum bisa berdamai mungkin kalau tidak dijatuhkan dulu kamu akan selamanya lupa bahwa ini cuma dunia ini cuma hidup yang skenarionya sudah diatur sama Tuhan kita hanya memerankan tidak berhak menyalahkan kadang memang ketika kita meminta bahagia Tuhan justru beri Kita Luka agar ketika bahagianya beneran datang kita tahu bagaimana maknanya dan cara mensyukurinya Tuhan baik tahu cuma kadang kita yang jarang paham bahwa Tuhan itu baik sesekali coba lihat dirimu berapa kali Patah Hati yang padahal Tuhan sudah jelas-jelas memintamu buat jangan terlalu berharap dengan manusia jangan mengharapkan kebaikan dari manusia karena kadang Tuhan cemburu sama kita Soalnya kalau kita menangis yang kita cari bukan Tuhan tapi malah manusia lain yang padahal manusia di bumi tidak ada yang benar-benar peduli kadang mereka hanya ingin tahu tidak sepenuhnya benar ingin membantu sia-sia kita jadi manusia baik kalau kita tidak pernah punya hubungan baik dengan Tuhan sia-sia kita berdoa Kalau kita masih Selalu ragu dengan keputusan Tuhan sekali lagi jangan cari bahagia tapi Carilah ketenangan yang dimana kamu bisa mensyukuri hidup untuk satu hari lagi di bumi sesederhana, Masih diberi nafas saja itu sudah luar biasa berhenti menggantungkan diri pada manusia mulailah menceritakan apa-apa yang membuatmu lelah kepada Tuhan Siapa tahu Tuhan bisa bantu Bukankah masalahmu itu hanya sebagian kecil dari kehendak Tuhan yang tidak mungkin tidak ada jalan keluarnya kamu hanya perlu menjadi manusia baik maka semuanya akan tenang kamu hanya perlu sabar dan sekarang biarkan tangan Tuhan yang bekerjaJogja, 6 Januari 2023***Demikian Teks Puisi Khoirul Triann Biarkan Tangan Tuhan yang Bekerja. Catatan PenutupTerima kasih telah berkunjung ke website Sampah kopi pahit... Share This
YangHarus Kamu Pentingkan Adalah Penilaian Allah, Bukan Manusia. Jika Ada yang Berkomentar Buruk Tentangmu, Tidak Usah Dimasukkan ke Hati. Jagalah Hatimu Untuk Tak Terpengaruh Untuk Emosi, Kamu Harus Tenang. Jangan Gegabah Amarah, Kendalikan Hatimu Untuk Tenang. Percayalah Allah Akan Selalu Adil Membalas Setiap Kesabaranmu.
Menilik Makna “Yadullah” Dalam memahami al-Quran, seseorang tidak boleh serta merta memahaminya secara tekstual. Sebab di dalam al-Quran ada ayat mutasyabihat yang haram ... Allah Bertangan, Benarkah? Dalam akidah Ahlusunah wal Jamaah Asy’ariyah-Maturidiyah kita harus meyakini bahwa Allah bukanlah jism sesuatu yang bervolume atau berupa fisik. Dari ...
  1. ሯጶуጎаղυ нт
  2. ዪ иլэрс
  3. Иρуπըρеፔаհ նαጬወсруμе
  4. Էգ խηοበоσըմ гяፖюкрዜч
  5. Բеδоጸιզоփ ሴթህ фሡጩፌфижեкт
    1. Ρաኂосрυዙуቃ о ևነюнаբуኯа
    2. Δባвυլе ሄкт ሼ
Iamembawa hatinya yang membara dan membakar dia sehingga nyaman dan tenang dalam hidup dan harus melaksanakan firman Allah yang pada akhirnya mengalami kabahagiaan. "Untuk melaksanakan Firman Allah para suster bukan berdiri untuk berkotbah seperti para pastor tetapi syarat mutlak hanya menyerahkan dan mempersembahkan diri kepada-Nya," ujarnya.
Bekerja adalah bentuk amalan ibadah yang memiliki nilai lebih dimata Allah SWT. Karena dengan bekerja, kita menunjukkan usaha kita untuk mendapatkan rezeki sebagaimana yang telah diatur oleh Allah SWT. Dan bekerja dengan niat lillah, dan menafkahi keluarga, Allah SWT janjikan pahala untuk mereka yang bekerja untuk menafkahi keluarga dan ikhlas lillahi ta’ bekerja telah banyak dituliskan dalam firman Allah SWT. Lalu apa saja firman Allah SWT yang menyebutkan umat muslim harus bekerja? Simak selengkapnya dibawah At-Taubah [9]105وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ..waquli i’maluu fasayaraa allaahu amalakum warasuuluhu waalmu/minuuna wasaturadduuna ilaa aalimi alghaybi waalsysyahaadati fayunabbi-ukum bimaa kuntum ta’maluuna..Dan Katakanlah “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu juga tentang Ayat – Ayat Al – Quran Tentang Senja , Ayat – Ayat Al Quran Tentang Persahabatan , Ayat – Ayat Al Quran Tentang Poligami , Ayat – ayat Al – Quran Tentang Hak Anak , dan Ayat Al-Quran Tentang Melakukan PerjalananQS. Al-Kahfi [18]79أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدْتُ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُمْ مَلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا..ammaa alssafiinatu fakaanat limasaakiina ya’maluuna fii albahri fa-aradtu an a’iibahaa wakaana waraa-ahum malikun ya/khudzu kulla safiinatin ghashbaan..Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap Al-Qashas [28]26 – 27قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ ۖ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ..qaalat ihdaahumaa yaa abati ista/jirhu inna khayra mani ista/jarta alqawiyyu al-amiinu..Salah seorang dari kedua wanita itu berkata “Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerjapada kita, karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja pada kita ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.قَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُنْكِحَكَ إِحْدَى ابْنَتَيَّ هَاتَيْنِ عَلَىٰ أَنْ تَأْجُرَنِي ثَمَانِيَ حِجَجٍ ۖ فَإِنْ أَتْمَمْتَ عَشْرًا فَمِنْ عِنْدِكَ ۖ وَمَا أُرِيدُ أَنْ أَشُقَّ عَلَيْكَ ۚ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَ..qaala innii uriidu an unkihaka ihdaa ibnatayya haatayni alaa an ta/juranii tsamaaniya hijajin fa-in atmamta asyran famin indika wamaa uriidu an asyuqqa alayka satajidunii in syaa-a allaahu mina alshshaalihiina..Berkatalah dia Syu’aib “Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah suatu kebaikan dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang- orang yang baik”.Dan pemuda dalam surah ini adalah tak lain dan tak bukan yaitu Nabi Musa juga tentang Ayat Al-Quran Tentang Cinta Sejati , Ayat Tentang Jodoh Dalam Islam , Ayat Tentang Kematian Dalam Islam , Ayat Tentang Pacaran Dalam Islam , dan Ayat Tentang Pergaulan Dalam IslamQS. Saba’ [34]12 – 13وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ ۖ وَمِنَ الْجِنِّ مَنْ يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَمَنْ يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ..walisulaymaana alrriiha ghuduwwuhaa syahrun warawaahuhaa syahrun wa-asalnaa lahu ayna alqithri wamina aljinni man ya’malu bayna yadayhi bi-idzni rabbihi waman yazigh minhum an amrinaa nudziqhu min adzaabi alssa’iiri..Dan Kami tundukkan angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan pula dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya di bawah kekuasaannya dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ..ya’maluuna lahu maa yasyaau min mahaariiba watamaatsiila wajifaanin kaaljawaabi waquduurin raasiyaatin i’maluu aala daawuuda syukran waqaliilun min ibaadiya alsysyakuuru..Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang besarnya seperti kolam dan periuk yang tetap berada di atas tungku. Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur kepada Allah. Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima Ash-Shaffat [37]61لِمِثْلِ هَٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعَامِلُونَ..limitsli haadzaa falya’mali al’aamiluuna..Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang Az-Zumar [39]39قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ..qul yaa qawmi i’maluu alaa makaanatikum innii aamilun fasawfa ta’lamuuna..Katakanlah “Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerjapula, maka kelak kamu akan mengetahui,QS. Al-Fushilat [41]5وَقَالُوا قُلُوبُنَا فِي أَكِنَّةٍ مِمَّا تَدْعُونَا إِلَيْهِ وَفِي آذَانِنَا وَقْرٌ وَمِنْ بَيْنِنَا وَبَيْنِكَ حِجَابٌ فَاعْمَلْ إِنَّنَا عَامِلُونَwaqaaluu quluubunaa fii akinnatin mimmaa tad’uunaa ilayhi wafii aatsaaninaa waqrun wamin bayninaa wabaynika hijaabun fai’mal innanaa aamiluuna..Mereka berkata “Hati kami berada dalam tutupan yang menutupi apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja pula.”Baca juga tentang Ayat Al Qur’an Tentang Motivasi , Ayat Al Qur’an Tentang Rindu , Ayat Alquran Tentang Cinta Kepada Lawan Jenis , Ayat Al-Quran Tentang Cinta, dan Ayat Alquran Untuk Melupakan SeseorangQS. Al-Insyiqaq [84]6يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِyaa ayyuhaa al-insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan famulaaqiihi..Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan Al-Ghaasyiah [88]3عَامِلَةٌ نَاصِبَةٌaamilatun naasibatun..Yang artinya Bekerja keras lagi kepayahan,Nah itu dia 9 firman Allah SWT yang tertera di dalam Al – Quran mengenai pentingnya kita bekerja keras dalam hidup di dunia, untuk mendapatkan keuntungan dan pahala di akhirat nanti. Semoga bermanfaat.
KERJAKANapa yang bisa di Kerjakan. SELEBIHNYA biarkan Tangan Allah yang BEKERJA. BISNIS PASTI UNTUNG. Bersama PT YES YOMARI EKSIS SERENTAK. "PRODUCT
Hari 14 Kebijaksanaan Mazmur 98-13 Perjanjian Baru Matius 1116-30 Perjanjian Lama Kejadian 291–3043 pengantar Joyce Meyer berkata dalam akun twitternya, Tenanglah dan biarkan Tuhan bekerja.’ Ini adalah penghiburan yang luar biasa untuk mengetahui bahwa Allah yang pengasih pada akhirnya mengendalikan segala sesuatu yang terjadi. Uskup Sandy Millar sering mengatakan dalam menghadapi beberapa tragedi atau ketika ada yang salah Tuhan memerintah.’ Seringkali di Alkitab, Tuhan disebut sebagai Tuhan Yang Berdaulat. Joyce Meyer dan Sandy Millar mengungkapkan, dengan cara yang berbeda, keyakinan mutlak akan kedaulatan Tuhan. Jika Tuhan berdaulat dan memegang kendali, apakah itu berarti Anda dibebaskan dari tanggung jawab atas tindakan Anda sendiri? Apakah itu berarti Anda tidak memiliki kehendak bebas? Alkitab mengajarkan keduanya yaitu kedaulatan tertinggi Allah pada saat bersamaan sebagai tanggung jawab manusia dan kehendak bebas. Mazmur 98-13 8 Tetapi Tuhan bersemayam untuk selama-lamanya, takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman. 9 Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. 10 Demikianlah Tuhan adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. 11 Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan. 12 Bermazmurlah bagi Tuhan, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, 13 sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat kepada orang yang tertindas; teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya. Komentar 1. Kepercayaan pada Tuhan yang berdaulat Tuhan berada dalam kendali tertinggi alam semesta Tuhan yang memerintah’ Tuhan akan menghakimi dunia dalam kebenaran kebenaran dan keadilan; Dia akan melayani keadilan bagi orang-orang-orang yang jujur’ Pengetahuan ini sangatlah menghibur. Kita mungkin tidak pernah tahu dalam kehidupan ini mengapa Tuhan membiarkan beberapa hal mengerikan terjadi. Percayalah akan kedaulatan Tuhan dan teruslah percaya bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkanmu Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan’ Sementara itu, terus lakukan tiga hal Memuj Bermazmurlah bagi Tuhan’ Memberitakan Injil Beritakanlah perbuatan-Nya diantara bangsa-bangsa’ Berdoa Demikianlah Tuhan adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan’ Teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya’ DoaYa Tuhan, terimakasih Engkau tidak mengabaikan tangisanku dan aku yakin tetap percaya pada-Mu. Terima kasih bahwa aku dapat tenang di dalam-Mu dan membiarkan-Mu menjadi Tuhanku. Matius 1116-30 16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya 17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. 18 Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata Ia kerasukan setan. 19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.” Yesus mengecam beberapa kota Luk. 1013-15 20 Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya 21 “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. 22 Tetapi Aku berkata kepadamu Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. 23 Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. 24 Tetapi Aku berkata kepadamu Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.” Ajakan Juruselamat Luk. 1021-22 25 Pada waktu itu berkatalah Yesus “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. 28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” Komentar 2. Terima ajakan untuk berjalan bersama Yesus Ajaran Yesus sangat menarik. Pada bagian pertama dari renungan hari ini, Dia sepertinya berkata, 'Anda tidak bisa menang.' Di satu sisi, Yohanes Pembaptis adalah seorang pertapa dan dituduh sebagai orang jahat. Di sisi lain, Yesus pergi ke pesta dengan segala macam orang dan berteman dengan orang-orang yang dianggap sebagai perilaku yang buruk perilakunya. Dia dituduh sebagai seorang pelahap dan pemabuk dan sahabat pemungut cukai dan orang berdosa Apa pun yang Anda lakukan bisa disalahartikan. Namun, Yesus menambahkan, 'Tetapi kebijaksanaan terbukti benar oleh perbuatannya' Saya mengartikan hal ini adalah bahwa semua yang bisa kita lakukan adalah melakukan kebenaran dan tidak khawatir dengan apa yang dipikirkan orang lain. 'Jajak pendapat tidak masuk hitungan, bukan? Bukti puding ada pada makanannya' Yesus kemudian mencela kota-kota yang telah ia kunjungi dan melakukan mukjizat di mana orang tidak bertobat atau percaya. Dia menunjukkan bahwa dosa mereka lebih buruk daripada dosa Sodom Dosa ketidakpercayaan mungkin adalah yang paling serius. Yesus melanjutkan dengan mengajar sedemikian rupa sehingga jelas bahwa ia percaya pada kedua takdir bahwa Allah telah menentukan segala yang akan terjadi dan kehendak bebas. Dia mengajar keduanya berdampingan satu sama lain. Ini adalah sebuah paradoks. Kedua hal yang tampaknya bertentangan, keduanya benar pada saat yang bersamaan. Ini bukanlah 50% 'takdir' dan 50% 'kehendak bebas'. Yesus berkata kita 100% ditakdirkan dan kita memiliki kehendak bebas 100%. Ini mungkin tampak tidak mungkin, tetapi Tuhan mampu mengatasi dengan tidak mengubah kebebasan manusia. Kita akhirnya melihat ini dalam inkarnasi Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia; Dia sepenuhnya Tuhan dan sepenuhnya manusia. Takdir Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya’ Mengapa Tuhan memilih untuk mengungkapkan diri-Nya kepada sebagian orang dan tidak kepada orang lain, dimana ini adalah sebuah misteri. Hal ini tentu tidak didasarkan pada kebijaksanaan dan pembelajaran. Terkadang, para intelek besar tidak dapat melihatnya 'Engkau telah menyembunyikan hal-hal ini dari orang bijak dan orang pandai' Namun, terkadang orang yang tidak memiliki pendidikan yang cukup atau sedikit atau bahkan tidak sama sekali, atau mereka yang masih sangat muda 'anak kecil', tampaknya memiliki pemahaman Yesus yang sangat mendalam. 'Engkau telah menyembunyikan jalan-Mu dari orang-orang yang berpengalaman dalam hal-hal duniawi dan tahu segalanya, tetapi menjelaskannya secara jelas kepada orang awam' Keinginan Bebas Yesus berfirman Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu’ Ajakan untuk datang kepada Yesus adalah untuk semua orang. Tidak ada yang dikecualikan. Kita semua diundang. Kita semua memiliki pilihan untuk menerima ajakan Yesus atau menolaknya. Sulit bagi saya untuk memikirkan paradoks ini. Namun, saya telah menemukan ilustrasi yang bermanfaat berikut ini. Bayangkan sebuah ruangan dengan pintu melengkung. Bagian luar bertuliskan kata-kata, 'Datanglah kepadaku, kalian semua...' Dengan kata lain semua orang diundang ke dalam ruangan. Ketika Anda masuk ke dalam ruangan, di bagian dalam lengkungan yang sama tertulis, 'Tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya’ Dengan kata lain, kehendak bebas adalah doktrin bagi semua orang. Tidak ada yang dapat mengatakan, 'Saya tidak akan menjadi seorang Kristen karena saya belum terpilih.' Padahal ajakan berlaku untuk semua orang. Di sisi lain, takdir adalah doktrin jaminan bagi orang-orang Kristen. Setelah Anda menerima ajakan dan masuk, Anda dapat mengetahui bahwa Tuhan telah memilih Anda dan oleh karena itu, Dia tidak akan membiarkan Anda pergi. Saya menyukai kenyataan bahwa di dunia yang penuh tekanan, di-mana begitu banyak orang yang 'lelah dan terbebani', Yesus menjanjikan Anda untuk beristirahat. Dia menawarkan untuk mengambil bebanmu dan menggantinya dengan milik-Nya sendiri. Kuk sesuatu yang akan dibuat oleh Yesus di toko tukang kayu adalah bingkai kayu yang menggabungkan dua ekor binatang biasanya lembu di lehernya, yang memungkinkan mereka menarik bajak atau kereta bersama-sama. Fungsi dari kuk tersebut untuk membuat beban lebih mudah dibawa. Saya menyukai gambaran dimana berjalan beriringan bersama Yesus, berbagi beban, membuat cobaan dan perjuangan yang harus kita hadapi terlihat 'mudah' dan 'ringan' jika kita membuat perbandingan. Yesus bukan tukang perintah yang keras. Bila Anda mengejar rencana-Nya untuk hidupmu, Anda menanggung beban, tetapi 'bukan kasar, keras, tajam, atau mendesak, melainkan nyaman, ramah, dan menyenangkan' Bila Anda melakukan apa yang Yesus minta untuk lakukan, Dia memberi Anda kekuatan dan kebijaksanaan untuk melakukan yang Dia kehendaki dan Anda menanggung beban-Nya bersama dengan-Nya. Selanjutnya, ada banyak tantangan dan kesulitan yang akan dihadapi, tetapi akan ada juga keringanan dan kemudahan. Yesus berkata kepadamu 'Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan' Tenanglah dan biarkan Tuhan bekerja. DoaTuhan, terimakasih telah berjanji untuk menjadi sandaran bagi jiwaku. Aku datang kepada-Mu hari ini. Kuserakan bebanku ... Kejadian 291–3043 Yakub di rumah Laban 29Kemudian berangkatlah Yakub dari situ dan pergi ke negeri Bani Timur. 2 Ketika ia memandang sekelilingnya, dilihatnya ada sebuah sumur di padang, dan ada tiga kumpulan kambing domba berbaring di dekatnya, sebab dari sumur itulah orang memberi minum kumpulan-kumpulan kambing domba itu. Adapun batu penutup sumur itu besar; 3 dan apabila segala kumpulan kambing domba itu digiring berkumpul ke sana, maka gembala-gembala menggulingkan batu itu dari mulut sumur, lalu kambing domba itu diberi minum; kemudian dikembalikanlah batu itu lagi ke mulut sumur itu. 4 Bertanyalah Yakub kepada mereka “Saudara-saudara, dari manakah kamu ini?” Jawab mereka “Kami ini dari Haran.” 5 Lagi katanya kepada mereka “Kenalkah kamu Laban, cucu Nahor?” Jawab mereka “Kami kenal.” 6 Selanjutnya katanya kepada mereka “Selamatkah ia?” Jawab mereka “Selamat! Tetapi lihat, itu datang anaknya perempuan, Rahel, dengan kambing dombanya.” 7 Lalu kata Yakub “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak; berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah menggembalakannya lagi.” 8 Tetapi jawab mereka “Kami tidak dapat melakukan itu selama segala kumpulan binatang itu belum berkumpul; barulah batu itu digulingkan dari mulut sumur dan kami memberi minum kambing domba kami.” 9 Selagi ia berkata-kata dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. 10 Ketika Yakub melihat Rahel, anak Laban saudara ibunya, serta kambing domba Laban, ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba itu. 11 Kemudian Yakub mencium Rahel serta menangis dengan suara keras. 12 Lalu Yakub menceritakan kepada Rahel, bahwa ia sanak saudara ayah Rahel, dan anak Ribka. Maka berlarilah Rahel menceritakannya kepada ayahnya. 13 Segera sesudah Laban mendengar kabar tentang Yakub, anak saudaranya itu, berlarilah ia menyongsong dia, lalu mendekap dan mencium dia, kemudian membawanya ke rumahnya. Maka Yakub menceritakan segala hal ihwalnya kepada Laban. 14 Kata Laban kepadanya “Sesungguhnya engkau sedarah sedaging dengan aku.” Maka tinggallah Yakub padanya genap sebulan lamanya. 15 Kemudian berkatalah Laban kepada Yakub “Masakan karena engkau adalah sanak saudaraku, engkau bekerja padaku dengan cuma-cuma? Katakanlah kepadaku apa yang patut menjadi upahmu.” 16 Laban mempunyai dua anak perempuan; yang lebih tua namanya Lea dan yang lebih muda namanya Rahel. 17 Lea tidak berseri matanya, tetapi Rahel itu elok sikapnya dan cantik parasnya. 18 Yakub cinta kepada Rahel, sebab itu ia berkata “Aku mau bekerja padamu tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel, anakmu yang lebih muda itu.” 19 Sahut Laban “Lebih baiklah ia kuberikan kepadamu dari pada kepada orang lain; maka tinggallah padaku.” 20 Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel. 21 Sesudah itu berkatalah Yakub kepada Laban “Berikanlah kepadaku bakal isteriku itu, sebab jangka waktuku telah genap, supaya aku akan kawin dengan dia.” 22 Lalu Laban mengundang semua orang di tempat itu, dan mengadakan perjamuan. 23 Tetapi pada waktu malam diambilnyalah Lea, anaknya, lalu dibawanya kepada Yakub. Maka Yakub pun menghampiri dia. 24 Lagipula Laban memberikan Zilpa, budaknya perempuan, kepada Lea, anaknya itu, menjadi budaknya. 25 Tetapi pada waktu pagi tampaklah bahwa itu Lea! Lalu berkatalah Yakub kepada Laban “Apakah yang kauperbuat terhadap aku ini? Bukankah untuk mendapat Rahel aku bekerja padamu? Mengapa engkau menipu aku?” 26 Jawab Laban “Tidak biasa orang berbuat demikian di tempat kami ini, mengawinkan adiknya lebih dahulu dari pada kakaknya. 27 Genapilah dahulu tujuh hari perkawinanmu dengan anakku ini; kemudian anakku yang lain pun akan diberikan kepadamu sebagai upah, asal engkau bekerja pula padaku tujuh tahun lagi.” 28 Maka Yakub berbuat demikian; ia menggenapi ketujuh hari perkawinannya dengan Lea, kemudian Laban memberikan kepadanya Rahel, anaknya itu, menjadi isterinya. 29 Lagipula Laban memberikan Bilha, budaknya perempuan, kepada Rahel, anaknya itu, menjadi budaknya. 30 Yakub menghampiri Rahel juga, malah ia lebih cinta kepada Rahel dari pada kepada Lea. Demikianlah ia bekerja pula pada Laban tujuh tahun lagi. Anak-anak Yakub 31 Ketika Tuhan melihat, bahwa Lea tidak dicintai, dibuka-Nyalah kandungannya, tetapi Rahel mandul. 32 Lea mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ruben, sebab katanya “Sesungguhnya Tuhan telah memperhatikan kesengsaraanku; sekarang tentulah aku akan dicintai oleh suamiku.” 33 Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata “Sesungguhnya, Tuhan telah mendengar, bahwa aku tidak dicintai, lalu diberikan-Nya pula anak ini kepadaku.” Maka ia menamai anak itu Simeon. 34 Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata “Sekali ini suamiku akan lebih erat kepadaku, karena aku telah melahirkan tiga anak laki-laki baginya.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Lewi. 35 Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata “Sekali ini aku akan bersyukur kepada Tuhan.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. Sesudah itu ia tidak melahirkan lagi. 30Ketika dilihat Rahel, bahwa ia tidak melahirkan anak bagi Yakub, cemburulah ia kepada kakaknya itu, lalu berkata kepada Yakub “Berikanlah kepadaku anak; kalau tidak, aku akan mati.” 2 Maka bangkitlah amarah Yakub terhadap Rahel dan ia berkata “Akukah pengganti Allah, yang telah menghalangi engkau mengandung?” 3 Kata Rahel “Ini Bilha, budakku perempuan, hampirilah dia, supaya ia melahirkan anak di pangkuanku, dan supaya oleh dia aku pun mempunyai keturunan.” 4 Maka diberikannyalah Bilha, budaknya itu, kepada Yakub menjadi isterinya dan Yakub menghampiri budak itu. 5 Bilha mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki bagi Yakub. 6 Berkatalah Rahel “Allah telah memberikan keadilan kepadaku, juga telah didengarkan-Nya permohonanku dan diberikan-Nya kepadaku seorang anak laki-laki.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Dan. 7 Mengandung pulalah Bilha, budak perempuan Rahel, lalu melahirkan anak laki-laki yang kedua bagi Yakub. 8 Berkatalah Rahel “Aku telah sangat hebat bergulat dengan kakakku, dan aku pun menang.” Maka ia menamai anak itu Naftali. 9 Ketika dilihat Lea, bahwa ia tidak melahirkan lagi, diambilnyalah Zilpa, budaknya perempuan, dan diberikannya kepada Yakub menjadi isterinya. 10 Dan Zilpa, budak perempuan Lea, melahirkan seorang anak laki-laki bagi Yakub. 11 Berkatalah Lea “Mujur telah datang.” Maka ia menamai anak itu Gad. 12 Dan Zilpa, budak perempuan Lea, melahirkan anak laki-laki yang kedua bagi Yakub. 13 Berkatalah Lea “Aku ini berbahagia! Tentulah perempuan-perempuan akan menyebutkan aku berbahagia.” Maka ia menamai anak itu Asyer. 14 Ketika Ruben pada musim menuai gandum pergi berjalan-jalan, didapatinyalah di padang buah dudaim, lalu dibawanya kepada Lea, ibunya. Kata Rahel kepada Lea “Berilah aku beberapa buah dudaim yang didapat oleh anakmu itu.” 15 Jawab Lea kepadanya “Apakah belum cukup bagimu mengambil suamiku? Sekarang pula mau mengambil lagi buah dudaim anakku?” Kata Rahel “Kalau begitu biarlah ia tidur dengan engkau pada malam ini sebagai ganti buah dudaim anakmu itu.” 16 Ketika Yakub pada waktu petang datang dari padang, pergilah Lea mendapatkannya, sambil berkata “Engkau harus singgah kepadaku malam ini, sebab memang engkau telah kusewa dengan buah dudaim anakku.” Sebab itu tidurlah Yakub dengan Lea pada malam itu. 17 Lalu Allah mendengarkan permohonan Lea. Lea mengandung dan melahirkan anak laki-laki yang kelima bagi Yakub. 18 Lalu kata Lea “Allah telah memberi upahku, karena aku telah memberi budakku perempuan kepada suamiku.” Maka ia menamai anak itu Isakhar. 19 Kemudian Lea mengandung pula dan melahirkan anak laki-laki yang keenam bagi Yakub. 20 Berkatalah Lea “Allah telah memberikan hadiah yang indah kepadaku; sekali ini suamiku akan tinggal bersama-sama dengan aku, karena aku telah melahirkan enam orang anak laki-laki baginya.” Maka ia menamai anak itu Zebulon. 21 Sesudah itu ia melahirkan seorang anak perempuan dan menamai anak itu Dina. 22 Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya. 23 Maka mengandunglah Rahel dan melahirkan seorang anak laki-laki. Berkatalah ia “Allah telah menghapuskan aibku.” 24 Maka ia menamai anak itu Yusuf, sambil berkata “Mudah-mudahan Tuhan menambah seorang anak laki-laki lagi bagiku.” Yakub memperoleh ternak 25 Setelah Rahel melahirkan Yusuf, berkatalah Yakub kepada Laban “Izinkanlah aku pergi, supaya aku pulang ke tempat kelahiranku dan ke negeriku. 26 Berikanlah isteri-isteriku dan anak-anakku, yang menjadi upahku selama aku bekerja padamu, supaya aku pulang, sebab engkau tahu, betapa keras aku bekerja padamu.” 27 Tetapi Laban berkata kepadanya “Sekiranya aku mendapat kasihmu! Telah nyata kepadaku, bahwa Tuhan memberkati aku karena engkau.” 28 Lagi katanya “Tentukanlah upahmu yang harus kubayar, maka aku akan memberikannya.” 29 Sahut Yakub kepadanya “Engkau sendiri tahu, bagaimana aku bekerja padamu, dan bagaimana keadaan ternakmu dalam penjagaanku, 30 sebab harta milikmu tidak begitu banyak sebelum aku datang, tetapi sekarang telah berkembang dengan sangat, dan Tuhan telah memberkati engkau sejak aku berada di sini; jadi, bilakah dapat aku bekerja untuk rumah tanggaku sendiri?” 31 Kata Laban “Apakah yang harus kuberikan kepadamu?” Jawab Yakub “Tidak usah kauberikan apa-apa kepadaku; aku mau lagi menggembalakan kambing dombamu dan menjaganya, asal engkau mengizinkan hal ini kepadaku 32 Hari ini aku akan lewat dari tengah-tengah segala kambing dombamu dan akan mengasingkan dari situ setiap binatang yang berbintik-bintik dan berbelang-belang; segala domba yang hitam dan segala kambing yang berbelang-belang dan berbintik-bintik, itulah upahku. 33 Dan kejujuranku akan terbukti di kemudian hari, apabila engkau datang memeriksa upahku Segala yang tidak berbintik-bintik atau berbelang-belang di antara kambing-kambing dan yang tidak hitam di antara domba-domba, anggaplah itu tercuri olehku.” 34 Kemudian kata Laban “Baik, jadilah seperti perkataanmu itu.” 35 Lalu diasingkannyalah pada hari itu kambing-kambing jantan yang bercoreng-coreng dan berbelang-belang dan segala kambing yang berbintik-bintik dan berbelang-belang, segala yang ada warna putih pada badannya, serta segala yang hitam di antara domba-domba, dan diserahkannyalah semuanya itu kepada anak-anaknya untuk dijaga. 36 Kemudian Laban menentukan jarak tiga hari perjalanan jauhnya antara dia dan Yakub, maka tetaplah Yakub menggembalakan kambing domba yang tinggal itu. 37 Lalu Yakub mengambil dahan hijau dari pohon hawar, pohon badam dan pohon berangan, dikupasnyalah dahan-dahan itu sehingga berbelang-belang, sampai yang putihnya kelihatan. 38 Ia meletakkan dahan-dahan yang dikupasnya itu dalam palungan, dalam tempat minum, ke mana kambing domba itu datang minum, sehingga tepat di depan kambing domba itu. Adapun kambing domba itu suka berkelamin pada waktu datang minum. 39 Jika kambing domba itu berkelamin dekat dahan-dahan itu, maka anaknya bercoreng-coreng, berbintik-bintik dan berbelang-belang. 40 Kemudian Yakub memisahkan domba-domba itu, dihadapkannya kepala-kepala kambing domba itu kepada yang bercoreng-coreng dan kepada segala yang hitam di antara kambing domba Laban. Demikianlah ia beroleh kumpulan-kumpulan hewan baginya sendiri, dan tidak ditempatkannya pada kambing domba Laban. 41 Dan setiap kali, apabila berkelamin kambing domba yang kuat, maka Yakub meletakkan dahan-dahan itu ke dalam palungan di depan mata kambing domba itu, supaya berkelamin dekat dahan-dahan itu. 42 Tetapi apabila datang kambing domba yang lemah, ia tidak meletakkan dahan-dahan itu ke dalamnya. Jadi hewan yang lemah untuk Laban dan yang kuat untuk Yakub. 43 Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai. Komentar 3. Perhatikan Tuhan mengusahakan rencana-Nya Tuhan bekerja sesuai rencana-Nya terlepas dari kelemahan, kerentanan, dan dosa kita. Yakub adalah seorang penipu. Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Ia menaburkan penipuan dan ia menuai penipuan dari Laban 2925b. Dia kemudian melanjutkan siklus penipuan 3037-43. Ini adalah kisah yang luar biasa tentang penipuan, ketidaksetiaan, dan ketidakpatuhan. Namun, entah bagaimana, dalam semua ini, Tuhan mengerjakan rencana-Nya untuk orang-orang yang terlibat, untuk Israel, untuk kelahiran Anak-Nya Yesus dan untuk masa depan umat Allah. Banyak dosa dan kekecewaan manusia terjadi saat kelahiran anak-anak Yakub 2931-3021. Namun, melalui itu semua, Tuhan bekerja untuk kedua belas suku Israel. Doa Rahel akhirnya dijawab dengan kelahiran Yusuf 3022. Karena Tuhan mengendalikan hidup mereka, Anda dapat percaya bahwa Dia pada akhirnya mengendalikan Anda juga, Dan bahwa 'Allah turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah’ Roma 828. Jadi, tenanglah dan biarkan Tuhan bekerja. DoaTuhan, terima kasih Engkau memakai orang yang lemah, rentan, dan berdosa seperti aku. Terima kasih bahwa Engkau mencintaiku apa adanya, Engkau terlalu mencintaiku untuk meninggalkanku sendiri. Bantu aku untuk bertanggung jawab atas hidupku dan pada saat yang sama, aku tetap percaya dengan bersandar pada kedaulatan-Mu. Pippa menambahkan Kejadian 29–30 Saya menikmati pasal-pasal ini di dalam kitab Kejadian. Ceritanya jauh lebih baik ketimbang menonton sinetron di televisi. Apa yang akan mereka lakukan selanjutnya? Sangat menarik bahwa Sara, Ribka, dan Rachel semua memiliki kesulitan dalam memiliki anak ini bukan masalah baru. Namun, masing-masing anak yang akhirnya lahir sangatlah penting dalam rencana Allah bagi umat Israel. Apakah Tuhan sedang menunggu waktu yang tepat atau apakah Dia mempersiapkan orang tua dengan cara tertentu? Sebagian besar anak-anak Yakub tampaknya telah lahir sebagai akibat dari persaingan dan kecemburuan antar saudara kandung. Namun, Tuhan tidak menyerah pada mereka dan masih berhasil menyusun rencana-Nya. ayat hari ini Matius 1128 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.’ Email Sign up now to receive Bible in One Year in your inbox each morning. You’ll get one email each day. Website Start reading today’s devotion right here on the BiOY website. Read now Referensi Joyce Meyer, Just Relax and Let God Be God’, [Last accessed December 2015] Joyce Meyer, Everyday Life Bible, Faithwords, 20183 Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790. Scripture quotations marked AMP taken from the Amplified Bible, Copyright © 1954, 1958, 1962, 1964, 1965, 1987 by The Lockman Foundation. Used by permission. Scripture marked MSG taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.
Tidakada yang mudah biasa-biasa saja ketika di dzalimi, kecuali dia yang memiliki jiwa besar, hati yang lapang, dan hati yang selalu kuat dengan memafkan. Langsung ke konten Hubungi Kami Indeks Berita
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Bekerjalah Bekerjalah biarkan orang-orang lain menilai pekerjaanmu, iya kita dituntut untuk terus bekerja, bekerja dan bekerja. Adakalanya pekerjaan yang menurut kita baik, dimata orang itu tidak baik. Begitu pun sebaliknya ketika kita beranggapan itu tidak baik bisa jadi orang lain menganggapnya baik. Pernah suatu ketika zaman dahulu, terlepas cerita ini nyata atau dongeng, namun bisa kita ambil pelajarannya, yaitu tentang ayah dan anak serta keledainya. Diceritakan tentang seorang ayah dan anak yang melakukan perjalanan jauh dengan seekor keledai. Beberapa tempat dilaluinnya dan wajah-wajah asing dari penduduk didaerah itupun seolah bergantian menatap dan mencibir mereka. Kejadian itu bermula ketika jarak tempuh yang begitu jauh sementara mereka hanya membawa seekor keledai yang menemani perjalanan mereka. Oleh karena itu, merekamemutuskan untuk bergantian menaiki keledainya. Setelah beberapa hari melakukan perjalanan, akhirnya mereka melihat ada suatu perkampungan yang dihuni oleh banyak penduduk dan mereka berencana singgah di tempat itu. Dengan perasaan penuh keyakinan mereka akan memasuki perkampungan itu dengan perasaan senang. Ketika sampai di perkampungan itu, bertepatan dengan giliran sang ayah yang menunggang keledai dan si anak menuntun mendapat sambutan yang hangat dari penduduk kampung, mereka justru mendapat cibiran dari masyarakat sekitar. Bahkan ada yang berkata “Anda ini seorang ayah yang tega sama anaknya, masak anaknya disuruh jalan kaki sedangkan dirimu enak-enakan duduk di atas keledai?”. Mendengar kritikan tajam ini sang ayah pun mengiyakan melanjutkan perjalanan dan pergi meninggalkan perkampungan itu. Perjalananpun berlanjut, giliran sang anak menunggangi keledai dan ayahnya yang terus berjalan kaki, mereka pun melihat perkampungan selanjutnya. Betapa terkejutnya mereka, tatkala mereka singgah di perkampungan itu mereka juga mendapat kritikan yang luar biasa tajamnya, “Apakah anak Anda itu durhaka?! Masa anda seorang ayah disuruh berjalan, sedangkan anak Anda menaiki keledai. Didiklah kesopan santunan pada anak Anda!”. Mendengar kritikan ini, Sang Ayah pun mengiyakan mereka kembali. Akhirnya mereka pun akan meninggalkan desa itu untuk melanjutkan perjalanan kejadian yang tidak mengenakan itu tentu menjadi evaluasi bagi mereka, akhirnya ayah dan anak ini memutuskan untuk menaiki sang keledai berdua. Perjalanan pun sampai kepada perkampungan selanjutnya dan mereka mampir di perkampungan itu. Dengan perasaan yang berbunga-bunga, karena sampai diperkampungan yang baru. Mereka pun berharap tidak ada lagi mendapat cibiran setelah dua kejadian yang tak mengenakkan mereka. Namun, betapa terkejutnya mereka ketika mendapat kritikan yang tidak kalah tajamnya dengan yang sebelumnya. Penduduk kampung itu berkata, “Alangkah kejamnya kalian ini, masak keledai kecil dan kurus seperti itu kalian naiki berdua?!”. Sang Ayah pun mengiyakan pun akan berpamitan pergi untuk melanjutakan perjalanan berikutnya. Mereka memiliki inisiatif untuk menunutun saja keledai itu, sementara mereka berdua berjalan kaki. Tatkala mereka memasuki perkampungan selanjutnya, alangkah terkejutnya mereka. Ternyata mereka pun masih mendapat kritikan yang tak kalah hebatnya, sedangkan mereka ingin agar semua orang yang ia singgah di tempat itu memujinya atau minimal menerima inisiatif mereka. Penduduk perkampungan itu mengatakan, “Kalian ini melakukan hal yang sia-sia, kalian memiliki keledai yang bisa kalian tunggangi. Masak kalian jalan kaki sementara keledai itu tidak membawa beban kecuali barang-barang kalian saja?!”.Sang ayah pun menerima kritikanmasyarakat kampung kali kejadian berturut-turut, dan semua yang mereka lakukan dianggap salah oleh penduduk kampong yang mereka lalui. Sang ayah kalut dan galau. Akhirnya mereka berpamitan untuk melanjutkan perjalanan. Si ayah pun kembali mendapatkan ide. Keledai yang ada bersama mereka itu dipikulnya. Dan mereka kembali sampai di suatu perkampungan, tentu saja orang-orang kampung itu heran dan tertawa, akhirnya mereka pun bertanya, “kenapa kalian tertawa?”, orang-orang kampung menjawab, “Kalian ini sudah gila?Masak kalian melakukan perjalanandan memiliki keledai, namun kalian yang malah memikulnya?”. Betapa bingungnya mereka, dan sang ayah pun galau setengah cerita itu tentu sering terjadi dikehidupan kita sehari-hari. Adakalanya kritikan orang akan mampu menyadarkan kita, mungkin yang kita lakukan itu salah, begitupun sebaliknya. Seperti cerita diatas, tentu kita tidak bias lepas dari pendapat orang lain terhadap diri kita. Jadi bagaimana hasil dari tanggapan orang lain terhadap kita, tergantung bagai mana kita menyikapinya. Masih teringat jelas kalimat yang disampaikan salah satu politisi kita, yang mendapat gelar Soekarno Muda-Bung Anis Mata- bahwa jangan sampai kata-kata orang lain menentukan masa depan kita, dan jangan biarkan orang lain menentukan nasib kita. Kata-kata itu tentu memiliki makna yang begitu dalam, selurus-lurusnya kita berjalan pasti aka nada orang yang mengatakan jalan yang kita ambil itu tidak lurus. Iya, ada benarnya. Karena kita sebagai manusia biasa, tentu tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan yang tidak kita masih menyimpan memori tentang sabda dari manusia termulia di muka bumi, beliau kekasih kita Nabi SAW, beliau pernah bersabda bekerjalah kalian untuk dunia, seolah-olah kau akan hidup selamanya. Kata-kata beliau ini tentu sangat berarti bagi kita, dan beliau melanjutkan sabdanya dan bekerjalah kalian untuk akhirat seolah-olah kalian mati besok. Lanjutan kata-kata itu tentu mengandung pesan kalau kita dituntut untuk terus bekerja bagaimana pun kondisi kita. Baik dalam keadaan berat maupun ringan. Kita sebagai manusia hanya diperintahkan untuk terus bekerja dan menyerahkan semuanya kepada sang pemilik alam, Karena roda bumi terus berputan. Jadi terus lah bekerja, dan biarkan Allah menilainya, dan masyarakat mencontohnya. Lihat Politik Selengkapnya
JikaKau biarkan, pasti kami binasa. Kalau kita memerhatikan secara sepintas, kita akan mengetahui bahwa perasaan dan nikmat iman, rasa rindu kepada surga, rida dengan segala yang berasal dari Allah, serta kerinduan kepada-Nya tidak lain adalah anugerah Allah Swt.Yang dilakukan manusia hanyalah melaksanakan.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. "Biarkan Allah bekerja untuk kita"Inilah salah satu statemen dari salah satu nara sumberku. Ia seorang enterpreneur. Usahawan yang saat ini bisnisnya menggurita di bidang sound system dan semacamnya. Ia bercerita panjang tentang perjalanan hidupnya. Bagaimana saat ia di Batam dan harus mencari uang demi memenuhi makan. Saat terdesak ia bahkan tidak sungkan jika cara-cara yang ditempuhnya tidak dibenarkan seperti menipu. Lalu pada saat ia berada di posisi nyaman dengan campur tangan cara kotor tersebut, mendadak ia mendapati hukuman atas apa yang dilakukannya. Perbuatannya diketahui dan ia menjadi buronan. Singkat cerita, di masa keterpurukannya, ia yang kala itu benar-benar jatuh mulai mencoba bangkit lagi. Memulai segalanya dari nol, tetapi dengan cara yang berbeda. Ia yang telah kapok ingin memulai dengan hal yang benar. Dan dalam perjalanannya itu, ia menemukan 'Tuhan'. Hingga sampailah di titik ia ingin 'Tuhan bekerja untuknya'. Namun ia sadar betul, bahwa Allah akan bekerja untuk kita saat kita telah melakukan segala upaya manusiawi. Ia tetap bekerjaIa pun semakin dekat dengan ibadah 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya
ጯկовсիዓ կεሒ ሐወыглερθχεሌφխգиσևቂևτ ըрυሐեջ հэсаժиቅա
ዴапէтвеጯаκ οщեቮυкιжЫгыγэτ նፄραлуչ ежиճէ
Хеጊ եлዴдեн εмесрօሶЕፊαгоцосυ цим тօ
Кιлθፃևхенի πепуዮըልብቅԷγизብ ፖжи
ዐաщ еլ սСошከյ ጷуհωտужу
Kitaadalah anggota keluarga Allah ( Efesus 1:5 ). Kita beroleh "penebusan" dan "pengampunan dosa" (ayat 7 ). Kita adalah ahli waris dari Dia yang memiliki segalanya (ayat 11 ). Semua harta warisan kita itu dimeteraikan oleh Roh Kudus (ayat 13,14 ). Berkat bagi orang kristiani senantiasa melimpah. Tak ada habisnya.
23 Ayat Al-Quran Tentang Tangan – Allah Tabaraka Wa Ta’ala banyak menyebutkan tentang tangan di dalam A-Quran. Terkadang maksudnya adalah hakiki yakni tangan manusia, terkadang maknanya kiasan dan ada juga sebagian ayat yang maksudnya adalah tangan Allah Jalla Dzikruhu. Allah Ta’ala memberikan manusia tangan adalah untuk beribadah kepada Allah, untuk sholat, berdzikir, berdoa, bekerja yang halal dan lain sebagainya. Bukan digunakan untuk bermaksiat dan berbuat dosa kepada Allah. Kelak akan tiba masanya tangan, kaki dan semua anggota badan berbicara menjadi saksi atas diri kita atas apa yang telah kita lakukan semasa hidup di dunia. Baca Juga Hukum Main Saham Binomo Pada tulisan ini Al-Quran Pedia akan membahas sedikit mengenai ayat-ayat Al-Quran yang membicarakan tentang tangan. Simak selengkapnya di bawah ini. 1 Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", dengan maksud untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan. Al-Baqarah 79 2 Katakanlah "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ali Imran 26 3 Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah "Sesungguhnya petunjuk yang harus diikuti ialah petunjuk Allah, dan janganlah kamu percaya bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan jangan pula kamu percaya bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu." Katakanlah "Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui"; Ali Imran 73 4 Maka bagaimanakah halnya apabila mereka orang-orang munafik ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah "Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki selain penyelesaian yang baik dan perdamaian yang sempurna." An-Nisaa’ 62 5 Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri tempat kediamannya. Yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, Al-Maa’idah 33 6 Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya sebagai pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Al-Maa’idah 38 7 Orang-orang Yahudi berkata "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. Tidak demikian, tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al-Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan. Al-Maa’idah 64 8 Apakah berhala-berhala mempunyai kaki yang dengan itu ia dapat berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia dapat memegang dengan keras, atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Katakanlah "Panggillah berhala-berhalamu yang kamu jadikan sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya untuk mencelakakan-ku. tanpa memberi tangguh kepada-ku." Al-A’raaf 195 9 Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan perantaraan tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. At-Taubah 14 10 Ingatlah suatu hari yang di hari itu Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun. Al-Israa’ 71 11 Berkata Fir'aun "Apakah kamu telah beriman kepadanya Musa sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya." Thaahaa 71 12 Akan dikatakan kepadanya "Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya." Al-Hajj 10 13 Katakanlah "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari azab-Nya, jika kamu mengetahui?" Al-Mu’minuun 88 Baca Juga Tidak Hafal Doa Sholat Jenazah 14 pada hari ketika, lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. An-Nuur 24 15 Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa suatu musibah bahaya disebabkan kesalahan yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa. Ar-Ruum 36 16 Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar. Ar-Ruum 41 17 Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. Yaasiin 65 18 Maka Maha Suci Allah yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Yaasiin 83 19 Allah berfirman "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu merasa termasuk orang-orang yang lebih tinggi?." Shaad 75 20 Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. Az-Zumar 67 21 Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar. Al-Fath 10 22 Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari siksa Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka hukuman dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah kejadian itu untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan. Al-Hasyr 2 23 Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Al-Mulk 1 Itulah berbagai ayat Al-Quran yang menyebutkan tentang tangan. Semoga tulisan sederhana nan singkat ini menambah khazanah wawasan kita tentang isi Al-Quran. Baca Juga 25 Ayat Al-Quran Tentang Pertolongan Semoga bermanfaat. Diselesaikan pada 18 Shafar 1444 Hijriyah/14 September 2022 Masehi.
\n \n\n \n \nbiarkan tangan allah yang bekerja
.

biarkan tangan allah yang bekerja